Membuat Drop Cap di Microsoft Word 2010


Assalamuallaikum buat para pembaca…
btw, udah lama ga buat postingan nih, baru sadar wa…
kenapa eh kenapa? cos wa punya blog baru, n mungkin bakal ngurusin tuh blog utk sementara,

tp kyknya ga penting yah? wkowkowko oke oke saya juga tau ini ga penting, ckckck

tp setidaknya tlg lihat ke blog saya yg baru hehe yaitu opinibocah.blogspot.com

mayanlah ningkatin ratingnya… (ketawa setan, hi hi hi)

tapi, kalo untuk tugas, mungkin saya akan terus pake blog ini, pak/bu dosen…

 

ok, back to our main topic,

kali ini saya akan share tentang Dropcap, lah apa itu dropcap? bisa dimakan ya? penting ga bergizi ga?(yo wess mas, tahan dulu cangkem mu kalo belon tau apa itu dropcap, ckckck)

pernah liat artikel di koran? pasti dong, abad ini mana ada orang belon baca koran,

nah, pada awal suatu wacana, awal paragrap pertama, biasanya ada huruf gede kan? yaitu huruf awal dari suatu paragrap, nah itulah fungsi dropcap, fitur yang diberikan oleh Microsoft Word,

tujuannya sih, buat menarik perhatian pembaca, n  selain untuk artikel, Drop Cap juga bisa untuk newsletter, undangan, atau untuk menonjolkan suatu bagian teks di awal bab atau awal dokumen, pokoknya serba untuk bikin huruf gede lah…

nah, kalo ada teman-teman yang tertarik untuk menggunakan fitur dropcap tapi belum tau caranya, tenang, saya share langkah-langkahnya…

oke sep tancap gas mang !!!

 

Cara Membuat Drop Cap

Pilih huruf pertama dari paragraf.

Pada Insert tab, Text group, klik Drop Cap.

Pilih posisi Drop Cap:

Dropped: Drop Cap ditempatkan dalam paragraf.

In margin: Drop Cap ditempatkan dalam margin.

Ulangi langkah-langkah di atas bila ingin mengganti posisi Drop Cap.

Cara Edit Drop Cap

Pilih Drop Cap yang ingin diubah.

Pada Insert tab, Text group, klik Drop Cap dan pilih Drop Cap Options.

Pada bagian Position, atur posisi Drop Cap yang diinginkan.

Pada bagian Options, pilih:

Font: untuk mengubah tipe font.

Lines to drop: untuk mengatur tinggi baris Drop Cap.

Distance from text: untuk mengatur jarak Drop Cap dengan teks dalam paragraf.

Klik OK bilas sudah selesai.

Tip: Kita juga dapat menggunakan fitur-fitur dalam Font group di tab Home, untuk memberi format warna, font dan lain-lain pada Drop Cap.

Cara Menghapus Format Drop Cap

Pilih Drop Cap yang ingin dihapus.

Pada Insert tab, Text group, klik Drop Cap dan pilih None.

 

nah, begitulah langkah-langkah cara membuat dropcap, mudah bukan? bisa dicoba dirumah, tetapi hanya bisa dilakukan oleh orang expert (mang sulap???) hohoho

kalo mau, nih ada contohnya, download aja disini…

thanx atas kesediaanya membaca yo!!!

Tentang LateX


Tulisan ini, selain untuk memenuhi tugas dari dosen, juga untuk sharing about LateX dengan teman-teman pengunjung blog saya ini^^.

semua yang saya dapatkan tentang tulisan ini, saya ambil dari beberapa sumber, jadi jika ada kemiripan, mohon dimaklumi.

by the way, kok jadi kaku gini yah? sorry karena saya kagok cos ni tugas dari dosen^^, kan pasti beliau ngeliat ketidak sopanan saya ini, sorry ya pak !!! hehehe

n one more thing… saya sendiri hampir(atau tidak sama sekali ya? xixixi) tak tahu menahu apalagi menempe tentang LateX, jadi HAMPIR semua tulisan saya tentang LateX ini, mengambil dari sumber lain, jadi mohon maklumi, karena kita sama-sama belajar gan/ganwati ^^.

yup, daripada banyak nasi basi, kita mulai

Lets see what i’ve got…

(loh?)

Tentang LateX

LaTeX adalah bahasa markup atau sistem penyiapan dokumen untuk peranti lunak TeX. LaTeX paling banyak digunakan oleh para matematikawan, ilmuwan, insinyur, akademisi, dan profesional lainnya. Pada awalnya LaTeX ditulis pada awal 1980-an oleh Leslie Lamport di SRI International. Versi paling mutakhir adalah LateX2e.

LaTeX merupakan perangkat lunak bebas, dan didistribusikan sesuai dengan ketentuan LaTeX Project Public License (LPPL).

Sejarah LateX

Tex adalah bahasa pemrograman yang diciptakan khusus dan menjadi bagian utama dari system pengaturan teks hasil pengetikan yang menghasilkan dokumen/publikasi teks dan matematis yang berkualitas. Teks diciptakan oleh Prof.Donald Knuth sekitar tahun 1978. Awalnya sekitar akhir tahun 1970 Prof.Donald Knuth menciptakan TEX untuk merevisi volume kedua dari magnum opusnya yaitu the art computer programming karena banyak symbol matematika yang tidak dapat dicetak dengan sempurna pada masalah itu.
Dalam perkembangan TEX  tersedia untuk berbagai macam komputer dan berbagai macam system operasi dan dirancang secara spesirik sehingga file masukkan (file yang mengandung perintah-perintah pengolah kata, ini bukan system WYSIWYG) akan menjadi portable dan menjadi keluaran yang sama disegala macam system operasi yang memprosesnya, pemenggalan kata yang sama, pergantian baris, pergantian halaman dll.
Pada tahun 1985 Leslie Lamport di Digital Equipment Corporation menciptakan LATEX. LATEX merupakan user interface dari TEX. Leslia menciptakan LATEX untuk mengotomatisasi semua perintah umum untuk menyiapkan sebuah dokumen. Dengan menggunakan Latex antara penulis dengan typesetter dapat dengan mudah menggunakan kemampuan pengaturan tulisan yang dimiliki oleh TEX tanpa harus memahami underlying language. LATEX sangat dianjurkan untuk semua orang kecuali professional typographic programmer dan peneliti computer yang ingin mempelajari TEX.
Saat ini LATEX dan TEX tersedia bebas di internet dan dapat digunakan oleh perorangan.
LATEX pada dasarnya program yang dibuat sebagai typesetting tool. Secara garis besar langkah pembuatan dokumen dengan LATEX adalah sebagai berikut: mula-mula dokumen diketik pada suatu teks editor, kemudian ditambahkan perintah-perintah LATEX untuk mengatur isi dokumennya. Setalah seluruh dokumen telah dilengkapi dengan perintah LATEXnya, dokumen tersebut harus dicompile untuk menghasilkan output berupa dokumen yang diinginkan. Hasil dokumen tersebut dapat berupa dokumen *pdf, *dvi, atau *ps.


st1\:*{behavior:url(#ieooui) }

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”;
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}

Media Instalasi LateX

Untuk dapat menggunakan LATEX dalam lingkungan Microsoft Windows ada beberapa hal yang perlu disiapkan sebelumnya, diantaranya adalah:

  1. Paket instalasi LATEX dalam hal ini digunakan small miktex 2.4.1705. Paket instalasi miktex 2.4.1705 setelah diinstal nantinya akan dipakai sebagai generator dokumen yang sudah diformat menggunakan bahasa pemrograman yang dimiliki LATEX.
  2. Tex editor-misalnya yang sudah ada pada Microsoft Windows yaitu notepad. Pada prinsipnya dokumen yang sudah diatur isinya menggunakan LATEX cukup dituliskan dengan menggunakan text editor saja. Semua dokumen beserta pengaturan teksnya dituliskan dalam satu dokumen tunggal dengan ekstensi *tex.
  3. Antarmuka grafis user dengan LATEX dalam hal ini digunakan Texnicenter1 ver.Beta 6.31. Antarmuka grafis ini digunakan untuk memudahkan user manggunakan perintah-perintah LATEX dengan menggunakan TEXnicenter beberapa perintah sudah disediakan shortcurtnya sehingga user tidak perlu mengetikan lagi perintah tersebut dalam dokumennya, cukup memilih perintah yang diinginkan maka TEXnicenter yang akan mengetikan perintah tersebut. Jauh lebih afisien menggunakan TEXnicenter sebagai pengganti text editor biasa.
Langkah Instalasi LateX

Untuk melakukan instalasi LaTeX di windows dibutuhkan beberapa komponen atau
software yang mendukung yakni:

1. gs800w32.exe è APFL Ghostscript 8.00, untuk mendukung ghostview mulai
dari display, font dsb anda bisa mendownloadnya di alamat
http://www.cs.wisc.edu/~ghost/doc/AFPL/get800.htm

2. gsv43w32.exe è berfungsi untuk melihat hasil / visualisasi dokumen LaTeX
yang telah dibuat dengan format .Pdf (Portable document format) atau .Ps
(Postscript) anda bisa mendownloadnya di alamat
http://www.cs.wisc.edu/~ghost/gsview/get43.htm.
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com

3. Total Miktex è MiKTeX adalah Distribusi TeX Gratis untuk pengguna
windows Anda bisa mendapatkannya / mendownloadnya di
http://www.miktex.org, MiKTeX berisi paket-paket yang bisa digunakan untuk
membuat dokumen LaTeX.

4. WinEdt atau Texnic Center è adalah editor dokumen LaTeX
anda bisa mendownloadnya di alamat
http://www.winedt.com

satu hal yang tidak boleh dilupakan bahwa semua screenshot yang ada dalam tulisan ini
penulis ambil langsung pada saat instalasi.
Untuk instalasi Langkah- langkahnya ialah sbb:

1. Buat folder di C:\ yang dikhususkan untuk program ini. usahakan dalam nama
folder tersebut tidak memuat space (celah), misalkan C:\Latex, supaya bekerja
dengan baik semua software yang telah disebutkan di atas instal dalam 1 folder
dalam hal ini di “C:\Latex”

2. Instal gs800w32.exe di folder no 1 sehingga kita mempunyai folder
“C:\Latex\gs”
Caranya:

a. Klik gs800w32.exe di windows explorer sehingga tampil seperti gambar
di bawah.

b. Klik setup sehingga muncul proses unzipping
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2005 IlmuKomputer.Com

c. Setelah proses unzipping selesai akan muncul kotak dialog seperti :
pada bagian instal to directory ganti menjadi “C:\Latex\gs”, setelah itu klik
instal maka proses instalasi akan dilakukan. Tunggu sampai proses instalasi
selesai. Setelah selesai dilanjutkan ke langkah ke-3

3. Instal gsv43w32.exe di folder no 1 sehingga kita mempunyai folder
“C:\Latex\Ghostgum”
Caranya

a. Klik gsv43w32.exe di windows explorer sehingga tampil seperti gambar
di bawah.

b. Klik setup sehingga muncul proses unzipping

c. Setelah itu anda akan diminta untuk memilih bahasa yang digunakan,
dalam hal ini penulis menggunakan bahasa inggris. Setelah itu klik next
klik next untuk melanjutkan

d. Kali ini jika anda sudah menginstal acrobat reader pilih Ghostview untuk
visualisasi data postscript (data dg ektensi .ps) saja, tetapi jika belum
pilih juga ghostview untuk visualisasi data dg ektensi .pdf, next

e. Setelah itu tentukan folder instalasi di “C:\Latex\Ghostgum”
klik next untuk melanjutkan proses instalasi sampai selesai.
Sampai disini anda telah menginstal Ghostview dan Ghostscript, anda
dapat melanjutkan langkah selanjutnya dengan menginstal Miktex

4. Instalasi Total MiKTeX, penulis menggunakan Total MiKTeX 2.20
Untuk mengetahui apakah komputer kita dapat dilakukan penginstalasian miktex
maka kita dapat mengeceknya dengan menggunakan MSA 2.2, penulis pernah
melakukan instalasi pada windows 98, tetapi mengalami permasalahan yaitu
tidak dapat di instalnya Miktex tsb karena file comctl32.dll nya terlalu lama
namun hal ini dapat diselesaikan dengan mengupdate file sistemnya. Oleh
karena itu sebelum proses instalasi dijalankan lakukanlah pengecekan dengan
MSA 2.2. seperti gambar di bawah
setelah proses pengecekan selesai anda dapat melakukan instalasi miktex dengan
membuka file setup.exe
klik next
klik next
Kali ini anda diharuskan memilih paket instalasi dengan 3 pilihan
· Small
This is a basic MiKTeX system with TeX, pdfTeX, recommended
LaTeX packages and Type1 fonts. This uses about 100 MB disk
space.
· Large
This adds Omega, ConTeXt, e-TeX and more. This uses about 200
MB disk space.
· Total
This includes all available packages. This uses about 500 MB disk
space.
Jika anda mempunyai ckp banyak ruang / space di hardisk anda dapat
memilih total, pemilihan ini akan menginstal paket miktex secara lengkap
termasuk contoh,panduan (guide) dsb. Jika tidak anda dapat memilih small
atau total.
Klik next
penentuan instalasi yaitu di folder C:\Latex\texmf, klik next untuk
melanjutkan
disini anda menentukan instalasi TeXmf tree yaitu di folder
C:\Latex\localtexmf
klik next untuk proses instalasi
instalasi ini membutuhkan waktu 30-60 menit

5. Langkah terakhir adalah menginstal Winedt sebagai editor latexnya selain
winedt anda juga dapat menginstal texniccenter. Itu disesuaikan dengan selera
anda. Buka file setup.exe melalui window explorer
Klik next untuk memulai
folder instalasi di “C:\Latex\Winedt”
tunggulah sampai proses instalasi selesai, setelah selesai anda dapat
menggunakan Winedt.
Tampilan WinEdt
Agar Latex dapat mengenali bahasa indonesia buka
“Start\programs\MikTek\MikTexOptions” arahkan pointer pada Languages
buat bahasa yang baru dengan mengklik New, di field Language nama ketik
bahasa terus di hypentions file browse / ketik inhyph.tex
arahkan pointur ke general klik Refresh Now terus Update Now dan ulangi
Refresh Now. Jika anda menginstal tekniccenter maka langkah ini tidak
perlu dilakukan.
Jika anda ingin apa yang anda ketik tidak berwarna merah / latex
mengenali bahasa indonesia, anda bisa membuat kamus sendiri yaitu dengan
memasukkan kata-kata dalam bahasa indonesia sebanyak mungkin lalu
simpan kata-kata tsb di notepad dengan nama indo. dic
Copy file Indo.dic yang telah dibuat tadi ke folder
“C:\Latex\WinEdt\Dict”, Lalu buka dan Jalankan WinEdt terus pilih
Options \ Dictionary pilih icon insert, pada jendela dictionaries ketik
bahasa, tanda enable dipilih dgn tanda v pada options semua dapat dipilih
dengan memberi tanda v pada jendela yang ada pada jendela Definition ketik
%B\Dict\Indo.dic terus klik icon update dilanjutkan icon load maka dalam
jendela status akan muncul * Words dimana * menunjukkan banyaknya kata
yang sudah dibuat.
Untuk menggunakan Winedt anda tinggal mengetik perintah-perintah
latex dan apabila telah selesai anda klik icon latex atau dg shortcut
(Shift + Ctrl + L) di toolbar lalu apabila muncul pesan error anda hanya
tinggal menekan enter sampai command prompt selesai/tidak mengeluarkan
pesan lagi,dan untuk meihat hasil dokumen anda hanya tinggal mengklik
icon luv atau dg shortcut (Shift + Ctrl + V). Sampai disini instalasi telah
selesai dilakukan
Perintah dalam LateX

Ada  3 tipe perintah dalam LATEX:

  • single karakter seperti: # $ & ˜ _ ˆ % { } yang semuanya mempunyai makna.
  • Karakter \ (garis miring terbalik) yang disertai dengan satu karakter lain yang bukan huruf misalny \$ untuk menghasilkan tulisan $.
  • Karakter \ (garis miring terbalik) yang disertai dengan beberapa karakter huruf dan membentuk sebuah perintah.

Semua perintah adalah case-sensitif, artinya perintah dengan huruf besar dan huruf kecil akan menghasilkan perintah yang berbeda. Beberapa perintah juga diikuti dengan argument dari perintah utamanya, misalnya \begin{equation} dll.

Environment

Environment dicirikan dengan diawali perintah \begin{name} dan diakhiri dengan perintah \end{name}. Misalnya:

\begin{equation}
..environment
\end{equation}

untuk menghasilkan ssatu set persamaan matematik.

Dekalarasi

Deklarasi adalah perintah yang digunakan untuk mengubah sebuah perintah lain tanpa menghasilkan tulisan. Misalnya jika anda menuliskan \pagenumbering{roman} adalah untuk menuliskan nomor halaman dengan huruf romawi kecil, tetapi jika halaman berikutnya anda menuliskan \pagenumbering{arabic} akan tertulis nomor halaman dengan bentuk angka.

Satuan

Satuan yang berkaitan dengan ukuran yang digunakan dalam LATEX yang paling banyak digunakan adalah: cm (centimeter), mm (milimeter), in (1 in=2.54cm), pt (1 in=72.27pt atau 1 cm=28.45pt). Bentuk desimal yang digunakan biasanya menggunakan . (titik).

Perbandingan LateX dengan Word Processor lainnya

Dalam hal ini, saya sendiri juga kurang(bisa diartikan SAMA SEKALI, wkwkwk) tahu menahu tentang LateX, jika dibandingkan dengan Word Processor yang lainnya, karena sejak lahir saya diperkenalkannya(buset, mang sejak lahir udah megang kompi apa? -yah megang kan, bukan gunain, xixixi-) hanya sekali lagi hanya dan hanya kepada hanya Microsoft Word, atau ga paling yah Notepad lah…, xixixi

oleh karena itu, yang bisa saya sediakan hanya perbandingan LateX dengan Word Processor Free lainnya, yaitu tidak lain dan tidak bukan, ini yang ditunggu, jreng jreng jreeeeng… Open Office…


/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”;
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}

PERBANDINGAN OPEN OFFICE DENGAN LATEX

I. Keunggulan Open Office

1. Ketersediaan source code

OpenOffice.org adalah free/open source software. Artinya, source code OpenOffice.org tersedia dan bisa dimanfaatkan dengan sangat fleksibel (sesuai lisensi GNU LGPL). Dari sisi lisensi, ini artinya pengguna tidak perlu mengeluarkan sepeser uangpun untuk membeli lisensi penggunaan. Pengguna mungkin perlu mengeluarkan sedikit uang untuk membeli buku panduan atau media instalasi OpenOffice.org.

Ketersediaan source code juga memiliki nilai tambah. Diantaranya, kita tidak bergantung pada satu perusahaan tertentu. Siapa saja, selama menuruti lisensi yang digunakan, bisa mengembangkan sendiri paket Office berbasis OpenOffice.org. Bukan pekerjaan yang sederhana, tapi kita bisa melakukannya.

Katakanlah suatu hari pengembang OpenOffice.org sudah tidak berminat mengembangkan lagi, akan muncul kelompok-kelompok lain (mahasiswa/akademisi, yayasan, perusahaan, pemerintah, siapapun) yang bisa mengembangkan dengan legal.

2. Berjalan pada banyak platform

Microsoft Office hanya berjalan secara natif pada Windows dan Macintosh. Artinya, kalau Anda sekarang menggunakan Windows dan Microsoft Office dan suatu saat ingin berpindah ke Linux, maka Anda kehilangan Microsoft Office.

Sementara, OpenOffice.org berjalan pada Windows, Macintosh, Linux, UNIX, BSD. Anda berpindah dari Windows ke Linux? Linux ke Solaris? Anda akan tetap menjumpai OpenOffice.org dan tetap bisa produktif. Dengan menggunakan OpenOffice.org, Anda bisa menggunakan banyak pilihan sistem operasi.

3. Kompatibel dengan Microsoft Office dan format office lainnya

Dengan menggunakan OpenOffice.org, kita tetap bisa membuka dan menyimpan dokumen-dokumen yang dihasilkan dari Microsoft Office. Tidak masalah. Kompatibilitas dengan MS Office memang tidak sempurna tapi pastinya, sudah sangat baik dan semakin dikembangkan.

Tidak hanya itu, OpenOffice.org juga bisa membuka dan menyimpan dokumen dari banyak paket office lain. Sebut saja WordPerfect, Lotus dan AutoCAD. Dengan menggunakan OpenOffice.org, Anda bisa bekerja dengan banyak format dokumen.

4. Format OpenDocument yang terbuka dan fleksibel

OpenOffice.org 2.x menggunakan format dokumen OpenDocument, yang sangat terbuka. Siapa saja bisa membaca spesifikasi format dokumen tersebut.

Dari sisi teknis, kita bahkan mungkin mengamati isi dokumen tanpa memiliki program OpenOffice.org terinstall, walaupun akan cukup kerepotan untuk membaca.

Pihak yang memiliki kepentingan tertentu bisa pula mengimplementasikan paket Office yang mampu membaca dan menyimpan ke format OpenDocument. Sudah cukup banyak program yang bisa membuka dan menyimpan format OpenOffice.org.

Pemerintah juga sebaiknya mendistribusikan dokumen/template dalam format terbuka, dan memastikan semua rakyat – baik yang bisa membeli ataupun tidak bisa membeli paket office yang digunakan – tetap bisa membaca/menggunakan dokumen/template yang didistribusikan.

Selama spesifikasi teknis dokumen tersedia, kita – sebagai pemilik dokumen – aman.

5. Ekspor ke PDF dan format lain dengan mudah

Dengan menggunakan OpenOffice.org, dokumen yang kita buat bisa langsung diekspor ke format lain, seperti PDF atau Flash dengan mudah, tanpa membutuhkan program atau pustaka tambahan.

Microsoft memang menyediakan plugin Save as PDF (bebas download) untuk Office 2007, namun OpenOffice.org sudah datang dengan fungsionalitas ini sejak dulu, terintegrasi dan tidak hanya untuk format PDF, melainkan masih banyak format lain.

6. Macro dalam berbagai bahasa pemrograman

Macro dapat digunakan untuk mengembangkan fungsionalitas Office. Dengan OpenOffice.org, macro dapat dibangun dengan berbagai bahasa pemrograman seperti Python dan Javascript, disamping OpenOffice.org Basic. Dukungan bahasa ini akan terus bertambah.

7. Akses database yang luas dan transparan

OpenOffice.org datang dengan dukungan database yang luas. Dengan dukungan berbagai driver natif, ODBC dan JDBC, Anda bisa menghubungkan OpenOffice.org dengan hampir semua database system populer yang ada di dunia ini.

OpenOffice.org sejak versi 2.x bahkan datang dengan database front end Base yang sangat mirip dengan Microsoft Access.

8. Wizard untuk konversi dokumen MS Office

Punya satu folder (dengan struktur yang rumit) berisikan banyak dokumen MS Office baik Word, Excel atau PowerPoint? Ingin mengkonversikan ke format OpenOffice.org? Mudah. Cukup akses saja menu File -> Wizards -> Document Converter. Anda akan dipandu sehingga proses konversi bisa dilakukan dengan mudah dan cepat.

9. Sangat customizeable

Ingin mengubah sebagian besar user interface OpenOffice.org? Bosan dengan menu bar default? Hanya ingin menampilkan satu atau dua menu saja? Ingin mengganti icon default? Gunakan menu yang ada dan dalam sekejap, tampilan OpenOffice.org Anda dijamin berbeda dengan pengguna lain!

Ingin lebih cepat? Edit saja file konfigurasi XML-nya.

10. User interface yang konsisten antar komponen

Arsitektur program OpenOffice.org dan sistem komponennya dikembangkan dengan sangat baik. Salah satu akibatnya, user interface Writer, Calc, Impress dan komponen lain sangatlah konsisten. Kita bahkan bisa membangun macro untuk memanggil komponen tertentu dari OpenOffice.org.

 

Keunggulan LATEX

Dokumen yang diformat dengan LaTeX tampak profesional dan multi format dan bisa juga dikompilasi kedalam PDF. kita tidak perlu peduli dengan layout dari dokumen yang kita buat. dengan latex kita cukup menambahkan struktur pada dokumen, dan LaTeX mengurus bagian pemformatan. baik align dan lainnnya. Berkas LaTeX cuma plain text, dan bisa diganti menggunakan utilitas standar UNIX, seperti vi, sed atau awk. LaTeX menyediakan dukungan yang sangat bagus untuk hal-hal yang berhubungan dengan typesetting seperti formula matematika, referensi, dan citra Postscript.

Meskipun banyak aplikasi pengolah dokumen yang menawarkan kemudahan seperti Microsoft Word, tapi menggunakan Latex tentunya mempunyai tantangan tersendiri, menggunakan latex tentunya kita diharuskan mengerti sedikit tentang apa itu pemrograman dan bahasa markup. karena untuk menghasilkan suatu dokumen kita harus melakukan kompilasi layaknya pemrograman. tapi bagi kalangan ilmuwan, profesional, akademis dan matematikawan tentunya mereka lebih memilih Latex dibandingkan pengolah dokumen lainnya, karena selain bersifat Freeware, Latex juga menyediakan fungsi-fungsi yang lengkap untuk menunjang sebuah penulisan yang bersifat ilmiah, selain itu juga mudah dalam pendistribusiannya.

Secara Umum, beginilah Keunggulan LateX

  1. Standard yang sangat baik untuk menyiapkan tulisan teks, formula teknis, dan tebel-tabel
  2. Kemudahan penggunaan oleh penulis naskah
  3. Portabilitas dokumen pada berbagai platform
  4. Adaptabilitas terhadap banyak bahasa (multilingual support)
  5. Ketersediaan secara meluas dan bebas
  6. Dukungan dan pemeliharaan yang handal dari kelompok LaTeX3 yang dipimpin oleh Frank Mittelbach.
  7. Free^^
  8. Dalam penulisan yang memuat rumus matematika, keliatannya sih, lebih baik LateX yah, katanya sih, hehe

Kemudahan lain pada latex adalah kita dapat menuliskan banyak bagian dari paper, buku, journal yang kita tulis secara terpisah. Sehingga apabila kita ingin melakukan kompilasi kita dapat memilih bagian yang ingin kita masukkan, berbeda dengan word processor seperti msword atau open office yang tidak ada proses kompilasi untuk mendapatkan versi cetak, sehingga hal ini membuat ringan pada dokumen yang dibuat karena yang kita letakkan hanyak referensi pada daftar file yang telah kita buat dan secara otomatis latex akan melakukan penyusunan pada dokumen.

Kelemahan LateX

Semua  hal pasti mempunyai kelemahan, begitu juga dengan LateX, menurut saya sendiri(bilang aja ga dapet sumber tentang kelemahan LateX, wkowkowko, HUUUUUUUUUUUUUU) beberapa kelemahan Latex ialah :

  1. Kurang dikenal orang, terutama pelajar
  2. Tertutup ketenaran Microsoft Word,
  3. untuk menulis hal simple, kurang sesuai
  4. dll…(wkwkwk^^)

Para Ilmuan lebih memilih LateX, daripada WP yang lain, Why ???

loh kok? kenapa Ilmuan lebih memilih LateX daripada Microsoft Word? padahal soal ketenaran MW jauh lebih populer daripada LateX, pasti apa adanya, eh maksud saya ada apa-apanya, hehe sorry gayus dikit… ckckck

begini nih menurut Ilmuan…


st1\:*{behavior:url(#ieooui) }

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”;
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}

  1. Keluaran TeX selalu yang terbaik, baik tulisan, gambar, rumus, format, tanpa bergantung pada peralatan tambahan, huruf tambahan. Baik untuk dokumen sederhana maupun dokumen yang rumit. Bayangkan menulis rumus dalam Microsft Words(TM), yang harus bergantung pada Microsoft Equation(TM), bagaimana jika rumusnya rumit-rumit, atau hurufnya besar kecil, sesuatu yang tidak muncul dalam tulisan sehari-hari? LaTeX juga menyediakan semua peralatan untuk membuat tabel, cross-references, hyper-links, yang bisa dilakukan dengan mudah. Karena kemudahan dan keunggulan dalam menuliskan rumus-rumus yang ajaib, maka TeX adalah pilihan terbaik untuk dokumen-dokumen ilmiah. Dan itu dilakukan menggunakan penulisan text standar saja.
  2. LaTeX dan typesetting, LaTeX bisa mengatur simbol untuk variabel, berapa besar dan ruang yang dibutuhkan bagi notasi, superscript dan subscript, dsb. Bagan, flow chart, not balok, atau gambar rangkaian dapat dikerjakan dengan mudah. Bahkan dari penulisan standar bisa digunakan untuk menuliskan karakter-karakter bahasa di seluruh muka Bumi. Dengan demikian setiap dokumen dengan mudah mengikuti standar penulisan yang dibutuhkan, per se, tanpa harus berpusing-pusing mengatur format, setiap kali menulis.
  3. LaTeX selalu cepat, karena untuk menulis dalam LaTeX bisa saja menggunakan text standard, maka menggunakan notepad pun bisa dilakukan, yang berarti mengirit ruang dan memori komputer.
  4. LaTeX selalu stabil, sejak diperkenalkan, dipergunakan oleh jutaan orang, tidak pernah ada keluhan berarti, bahkan banyak yang membantu mengembangkannya. Stabil berarti LaTeX itu bekerja, dan akan terus bekerja, karena semakin banyak orang yang mempekerjakannya.
  5. LaTeX itu luwes, setiap institusi, setiap jurnal punya gayanya sendiri, dan tidak hanya dalam ‘gaya’ yang ada di luarnya, tetapi juga dalam pengembangan engine-nya; tetapi terlepas semua pilihan yang dipergunakan, inti terdalam LaTeX itu selalu tetap sama.
  6. Input yang selalu text. Dengan demikian, maka bekerja bisa dilakukan di komputer model apa saja, sistem operasi apa saja, dan untuk keperluan apa saja, jauh dari hanya sekedar pengolah-kata, tetapi bisa dikembangkan untuk basis data, atau keperluan yang memerlukan sumber daya yang besar, tetapi tidak boros.
  7. Keluaran bisa berupa apa saja, dari sekedar untuk keperluan pencetakan, seperti pdf, ps, atau sekedar menampilkan seperti html, bahkan terbuka untuk pengembangan yang belum terpikirkan sebelumnya.
  8. LaTeX itu gratis.
  9. LaTeX itu bisa digunakan di mana saja, tanpa memandang sistem operasi, jenis komputer, atau jenis media.
  10. LaTeX itu standar. Banyak penerbitan ilmiah dan Jurnal mempergunakan laTeX sebagai standar penyusunan dokumen

itulah sekelumit bacotan saya tentang LateX, dengan bercucuran keringat dan menahan hasrat birahi untuk bermain game yang amat sangat, n de el el hal lainnya,

semoga tulisan saya ini bermanfaat bagi kita semua(Amieeeen), nilai saya tinggi(loh? -yang penting kan jujur bang, xixixi), n jjuga mohon maaf atas ketidaksopanan saya, saya hanya berusaha santae n tidak kaku, terutama untuk pak Dosen, sorry ya pak, hehehe.

Rock On !!!

Berikut adalah beberapa perintah matematika yang umum digunakan dalam LaTeX.  

Exponents and Subscripts Eksponen dan subscript

Make exponents in LaTeX with ^ and subscripts with _ as shown in the examples below. Membuat eksponen dalam LaTeX dengan ^ dan subscript dengan _ seperti yang ditunjukkan pada contoh di bawah ini.

Symbol Simbol Command Perintah Symbol Simbol Command Perintah
2 ^ {2} 2^2 2 ^ 2 \ Textstyle a_i a_i a_i
\ Textstyle 2 ^ {23} 2^{23} 2 ^ {23} \ Textstyle n_ {i-1} n_{i-1} n_ {i-1}
a ^ {i +1} _3 a^{i+1}_3 a ^ {i +1} _3 x ^ {3 ^ 2} x^{3^2} x ^ {3 ^ 2}
2 ^ {a_i} 2^{a_i} 2 ^ {a_i} 2 ^ a_i 2^a_i 2 ^ a_i

Notice that we can apply both a subscript and an exponent at the same time, and that we can use {} to tell LaTeX what to apply a subscript or exponent to (compare the examples on the bottom row). Perhatikan bahwa kita dapat menerapkan baik subscript dan eksponen pada saat yang sama, dan bahwa kita dapat menggunakan {} untuk memberitahu LaTeX apa yang harus menerapkan subscript atau eksponen dengan (membandingkan contoh di baris paling bawah).

Finally, notice that we use {} for any exponent or subscript that is more than one character. Akhirnya, perhatikan bahwa kita menggunakan {} untuk setiap eksponen atau subscript yang lebih dari satu karakter. You have to do so, or you’ll end up with Anda harus melakukannya, atau Anda akan berakhir dengan 2 ^ 234 or atau i ^ +1 _n-1 when you really want ketika Anda benar-benar ingin 2 ^ {234} or atau a ^ {i +1} _ {n-1} . .

Fractions Fraksi

Symbol Simbol Command Perintah
\ Textstyle \ frac {1} {2} \frac{1}{2} \ Frac {1} {2}
\ Textstyle \ frac {2} {x +2} \frac{2}{x+2} \ Frac {2} {x +2}
\ Textstyle \ frac {1 + \ frac {1} {x}} {3x + 2} \frac{1+\frac{1}{x}}{3x + 2} \ Frac {1 + \ frac {1} {x}} {3x + 2}

Most fractions look better in \displaystyle (remember, you don’t need the \displaystyle declaration if you are in \[…\] or $$…$$ mode.) You can use \dfrac as a shortcut: Sebagian besar fraksi terlihat lebih baik dalam \ displaystyle (ingat, Anda tidak perlu deklarasi \ displaystyle jika Anda berada di \ [… \] atau mode $$…$$.) Anda dapat menggunakan \ dfrac sebagai cara pintas:

Symbol Simbol Command Perintah
\ Frac {1} {2} \dfrac{1}{2} \ Dfrac {1} {2}
\ Frac {2} {x +2} \dfrac{2}{x+2} \ Dfrac {2} {x +2}
\ Frac {1 + \ frac {1} {x}} {3x + 2} \dfrac{1+\frac{1}{x}}{3x + 2} \ Dfrac {1 + \ frac {1} {x}} {3x + 2}

Use \cfrac for continued fractions: Gunakan \ cfrac untuk fraksi lanjutan:

Symbol Simbol Command Perintah
\ Cfrac {2} {1 + \ cfrac {2} {1 + \ cfrac {2} {1 + \ cfrac {2} {1}}}} \cfrac{2}{1+\cfrac{2}{1+\cfrac{2}{1+\cfrac{2}{1}}}} \ Cfrac {2} {1 + \ cfrac {2} {1 + \ cfrac {2} {1 + \ cfrac {2} {1}}}}

Radicals Radikal

Symbol Simbol Command Perintah
\ Sqrt {2} \sqrt{2} \ Sqrt {2}
\ Sqrt {x + y} \sqrt{x+y} \ Sqrt {x + y}
\ Sqrt {x + \ frac {1} {2}} \sqrt{x+\frac{1}{2}} \ Sqrt {x + \ frac {1} {2}}
\ Sqrt [3] {3} \sqrt[3]{3} \ Sqrt [3] {3}
\ Sqrt [n] {x} \sqrt[n]{x} \ Sqrt [n] {x}

Sums, Products, Limits and Logarithms Jumlah, Produk, Batas dan Logaritma

We use _ to get the ‘bottom’ parts of summations, products, and limits, as well as the subscripts of logarithms. Kami menggunakan _ untuk mendapatkan bagian yang ‘bawah’ dari penjumlahan, produk, dan batasan, serta subskrip logaritma. We use ^ to get the ‘top’ parts of sums and products. Kami menggunakan ^ untuk mendapatkan ‘puncak’ bagian dari jumlah dan produk. (Integration symbols work the same way, as you’ll see in the calculus section .) Click here for a few other commands which take ‘bottom’ parts. (Simbol Integrasi bekerja dengan cara yang sama, seperti yang akan Anda lihat di bagian kalkulus .) Klik di sini untuk beberapa perintah lain yang mengambil bagian bawah ‘bagian’.

Symbol Simbol Command Perintah
\ Textstyle \ sum_ {i = 1} ^ {\ infty} \ frac {1} {i} \sum_{i=1}^{\infty}\frac{1}{i} \ Sum_ {i = 1} ^ {\ infty} \ frac {1} {i}
\ Textstyle \ prod_ {n = 1} ^ 5 \ frac {n} {n-1} \prod_{n=1}^5\frac{n}{n-1} \ Prod_ {n = 1} ^ 5 \ frac {n} {n-1}
\ Textstyle \ lim_ {x \ to \ infty} \ frac {1} {x} \lim_{x\to\infty}\frac{1}{x} \ Lim_ {x \ to \ infty} \ frac {1} {x}
\ Textstyle \ log_n n ^ 2 \log_n n^2 \ Log_n n ^ 2

Some of these are prettier in display mode: Beberapa ini adalah lebih cantik dalam modus tampilan:

Symbol Simbol Command Perintah
\ Sum_ {i = 1} ^ {\ infty} \ frac {1} {i} \displaystyle\sum_{i=1}^{\infty}\frac{1}{i} \ Displaystyle \ sum_ {i = 1} ^ {\ infty} \ frac {1} {i}
\ Prod_ {n = 1} ^ 5 \ frac {n} {n-1} \displaystyle\prod_{n=1}^5\frac{n}{n-1} \ Displaystyle \ prod_ {n = 1} ^ 5 \ frac {n} {n-1}
\ Lim_ {x \ to \ infty} \ frac {1} {x} \displaystyle\lim_{x\to\infty}\frac{1}{x} \ Displaystyle \ lim_ {x \ to \ infty} \ frac {1} {x}

Note that we can use sums, products, and logarithms without _ or ^ modifiers. Perhatikan bahwa kita bisa menggunakan jumlah, produk, dan logaritma tanpa pengubah _ atau ^.

Symbol Simbol Command Perintah
\ Sum \ frac {1} {i} \displaystyle\sum\frac{1}{i} \ Displaystyle \ sum \ frac {1} {i}
\ Frac {n} {n-1} \displaystyle\frac{n}{n-1} \ Displaystyle \ frac {n} {n-1}
\ Textstyle \ log n ^ 2 \log n^2 \ Log n ^ 2
\ Textstyle \ ln e \ln e \ Ln e

Mods Modifikasi

Symbol Simbol Command Perintah
9 \ equiv 3 \ bmod {6} 9\equiv 3 \bmod{6} 9 \ equiv 3 \ bmod {6}
9 \ equiv 3 \ pmod {6} 9\equiv 3 \pmod{6} 9 \ equiv 3 \ pmod {6}
9 \ equiv 3 \ mod {6} 9\equiv 3 \mod{6} 9 \ equiv 3 \ mod {6}
9 \ equiv 3 \ polong {6} 9\equiv 3 \pod{6} 9 \ equiv 3 \ polong {6}

Combinations Kombinasi

Symbol Simbol Command Perintah
\ Scriptstyle \ binom {9} {3} \binom{9}{3} \ Binom {9} {3}
\ Scriptstyle \ binom {n-1} {r-1} \binom{n-1}{r-1} \ Binom {n-1} {r-1}

These often look better in display mode: Ini sering terlihat lebih baik dalam mode tampilan:

Symbol Simbol Command Perintah
\ Dbinom {9} {3} \dbinom{9}{3} \ Dbinom {9} {3}
\ Dbinom {n-1} {r-1} \dbinom{n-1}{r-1} \ Dbinom {n-1} {r-1}

Trigonometric Functions Fungsi trigonometri

Symbol Simbol Command Perintah Symbol Simbol Command Perintah Symbol Simbol Command Perintah
\ Textstyle \ cos \cos \ Cos \ Textstyle \ dosa \sin \ Dosa \ Textstyle \ tan \tan \ Tan
\ Sec \sec \ Sec \ Textstyle \ textstyle \ csc \csc \ Csc \ Textstyle \ ranjang \cot \ Cot
\ Textstyle \ arccos \arccos \ Arccos \ Textstyle \ arcsin \arcsin \ Arcsin \ Textstyle \ arctan \arctan \ Arctan
\ Textstyle \ tongkat pendek \cosh \ Tongkat pendek \ Textstyle \ Sinh \sinh \ Sinh \ Textstyle \ tanh \tanh \ Tanh
\ Textstyle \ coth \coth \ Coth

Here are a couple examples: Berikut adalah beberapa contoh:

Symbol Simbol Command Perintah
\ Textstyle \ cos ^ 2 x + \ sin ^ 2 x = 1 \cos^2 x +\sin^2 x = 1 \ Cos ^ 2 x + \ sin ^ 2 x = 1
\ Cos 90 ^ \ CIRC = 0 \cos 90^\circ = 0 \ Cos 90 ^ \ CIRC = 0

Calculus Hitungan

Below are examples of calculus rendered in LaTeX. Di bawah ini adalah contoh kalkulus diberikan di LaTeX. Most of these commands have been introduced before. Kebanyakan dari perintah ini telah diperkenalkan sebelumnya. Notice how definite integrals are rendered (and the difference between regular math and display mode for definite integrals). Perhatikan bagaimana integral tertentu yang diberikan (dan perbedaan antara matematika reguler dan modus tampilan untuk integral tertentu). The \, in the integrals makes a small space before the dx. The \, dalam integral membuat sebuah ruang kecil sebelum dx tersebut.

Symbol Simbol Command Perintah
\ Frac {d} {dx} \ left (x ^ 2 \ right) = 2x \frac{d}{dx}\left(x^2\right) = 2x \ Frac {d} {dx} \ left (x ^ 2 \ right) = 2x
\ 2x int \, dx = x ^ 2 + C \int 2x\,dx = x^2+C \ 2x int \, dx = x ^ 2 + C
\ Int 2x ^ 5_1 \, dx = 24 \int^5_1 2x\,dx = 24 \ Int 2x ^ 5_1 \, dx = 24
\ Int 2x ^ 5_1 \, dx = 24 \displaystyle\int^5_1 2x\,dx = 24 \ Displaystyle \ int 2x ^ 5_1 \, dx = 24
\ Frac {2U ^ \ partial} {\ partial x ^ 2} + \ frac {2U ^ \ partial} {\ partial y ^ 2} \frac{\partial^2U}{\partial x^2} + \frac{\partial^2U}{\partial y^2} \ Frac {2U ^ \ partial} {\ partial x ^ 2} + \ frac {2U ^ \ partial} {\ partial y ^ 2}
\ Frac {1} {4 \ pi} \ oint_ \ Sigma \ frac {1} {r} {U \ partial} \ frac {n \ parsial} ds \displaystyle\frac{1}{4\pi}\oint_\Sigma\frac{1}{r}\frac{\partial U}{\partial n} ds \ Displaystyle \ frac {1} {4 \ pi} \ oint_ \ Sigma \ frac {1} {r} {U \ partial} \ frac {\ n parsial} ds

Other Functions Lainnya Fungsi

Symbol Simbol Command Perintah Symbol Simbol Command Perintah Symbol Simbol Command Perintah
\ Arg \arg \ Arg \ Textstyle \ deg \deg \ Deg \ Textstyle \ det \det \ Det
\ Redup \dim \ Redup \ Textstyle \ exp \exp \ Exp \ Textstyle \ FPB \gcd \ FPB
\ Hom \hom \ Hom \ Inf \inf \ Inf \ Ker \ker \ Ker
\ Textstyle \ lg \lg \ Lg \ Liminf \liminf \ Liminf \ Limsup \limsup \ Limsup
\ Textstyle \ max \max \ Max \ Textstyle \ min \min \ Min \ Pr \Pr \ Pr
\ Sup \sup \ Sup

Some of these functions take ‘bottom’ parts just like sums and limits. Beberapa fungsi ini mengambil ‘bawah’ bagian hanya seperti jumlah dan batas. Some render differently in display mode and regular math mode. Beberapa membuat berbeda dalam modus layar dan modus matematika biasa.

Symbol Simbol Command Perintah Symbol Simbol Command Perintah Symbol Simbol Command Perintah
\ Dim_x \dim_x \ Dim_x \ Textstyle \ gcd_x \gcd_x \ Gcd_x \ Inf_x \inf_x \ Inf_x
\ Liminf_x \liminf_x \ Liminf_x \ Limsup_x \limsup_x \ Limsup_x \ Textstyle \ max_x \max_x \ Max_x
\ Textstyle \ min_x \min_x \ Min_x \ Pr_x \Pr_x \ Pr_x \ Sup_x \sup_x \ Sup_x

Matrices Matriks

We can build an array or matrix with the \begin{array} command, and use \left and \right to properly size the delimiters around the matrix: Kita bisa membangun sebuah array atau matriks dengan \ begin {array} perintah, dan menggunakan \ kiri dan \ kanan untuk benar ukuran pembatas sekitar matriks:

The characteristic polynomial $f(\lambda)$ of the Karakteristik polinomial $ f (\ lambda) $ dari
$3 \times 3$ matrix $ 3 \ kali 3 $ matriks
\[ \ [
\left( \ Kiri (
\begin{array}{ccc} \ Begin {array} {ccc}
a & b & c \\ a & b & c \ \
d & e & f \\ d & e & f \ \
g & h & i \end{array} g & h & i \ end {array}
\right)\] \ Right) \]
is given by the equation diberikan oleh persamaan
\[ f(\lambda) \ [F (\ lambda)
= \left| = \ Left |
\begin{array}{ccc} \ Begin {array} {ccc}
\lambda - a & -b & -c \\ \ Lambda - a &-b &-c \ \
-d & \lambda - e & -f \\ -D & \ lambda - e &-f \ \
-g & -h & \lambda - i \end{array} -G &-h & \ lambda - i \ end {array}
\right|.\] \ Right | \].

More simply, we can use the shortcut commands in the amsmath package: Lebih sederhana, kita bisa menggunakan perintah shortcut dalam paket amsmath:

The characteristic polynomial $f(\lambda)$ of the Karakteristik polinomial $ f (\ lambda) $ dari
$3 \times 3$ matrix 3 $ \ kali 3 $ matriks
\[ \ [
\begin{pmatrix} \ Begin {pmatrix}
a & b & c \\ a & b & c \ \
d & e & f \\ d & e & f \ \
g & h & i g & h & i
\end{pmatrix} \] \ End {pmatrix} \]
is given by the equation diberikan oleh persamaan
\[ f(\lambda) \ [F (\ lambda)
= \begin{vmatrix} = \ Begin {vmatrix}
\lambda - a & -b & -c \\ \ Lambda - a &-b &-c \ \
-d & \lambda - e & -f \\ -D & \ lambda - e &-f \ \
-g & -h & \lambda - i -G &-h & \ lambda - i
\end{vmatrix}.\] \ End {vmatrix} \].

You can read more about how the array command works here (it works the same as tabular) and more about using \left and \right here . Anda dapat membaca lebih lanjut tentang bagaimana perintah array bekerja di sini (bekerja sama dengan tabular) dan lebih lanjut tentang menggunakan \ kiri dan \ di sini.

We can also use this environment to typeset any mathematics that calls for multiple columns, such as funky function definitions like this one: Kita juga dapat menggunakan lingkungan ini untuk mengeset setiap matematika yang membutuhkan banyak kolom, seperti definisi fungsi funky seperti ini:

\[ f(x) = \left\{ \begin{array}{ll} \ [F (x) = \ left \ {\ begin {array} {akan}
x+7 & \mbox{if $5< x$};\\ x +7 & \ mbox {if $ 5 <x $}; \ \
x^2-3 & \mbox{if $-3 \le x \le 5$};\\ x ^ 2-3 & \ mbox {if $ -3 \ le x \ le 5 $}; \ \
-x & \mbox{if $x < -3$}.\end{array} \right. -X & \ mbox {if $ x <-3 $} \ end {array}. \ Benar. \] \]

But it would be better to use the cases environment and \text command that the amsmath package provides: Tapi akan lebih baik menggunakan lingkungan kasus dan \ perintah teks yang menyediakan paket amsmath:

\[ \ [
f(x) = \begin{cases} f (x) = \ begin {kasus}
x+7 & \text{if $5< x$}; \\ x +7 & \ text {if $ 5 <x $}; \ \
x^2-3 & \text{if $-3 \le x \le 5$};\\ x ^ 2-3 & \ text {if $ -3 \ le x \ le 5 $}; \ \
-x & \text{if $x < -3$}. -X & \ text {jika $ x <-3 $}.
\end{cases} \ End {kasus}
\] \]

Text Styles in Math Mode Teks Styles di Matematika Mode

You can render letters in various styles in math mode. Anda dapat membuat surat dalam berbagai gaya dalam mode matematika. Below are examples; you should be able to use these with any letters. Di bawah ini adalah contoh, Anda harus dapat menggunakan dengan huruf. The \mathbb requires the amsfonts package to be include in your document’s preamble. The mathbb \ membutuhkan paket amsfonts yang akan dimasukkan dalam pembukaan dokumen Anda.

Symbol Simbol Command Perintah Symbol Simbol Command Perintah Symbol Simbol Command Perintah
\ Mathbb {R} \mathbb{R} \ Mathbb {R} \ Mathbf {R} \mathbf{R} \ Mathbf {R} \ Mathcal {R} \mathcal{R} \ Mathcal {R}
Gambar: Mathbb1.gif \mathbb{Z} \ Mathbb {Z} \ Mathbf {Z} \mathbf{Z} \ Mathbf {Z} \ Mathcal {Z} \mathcal{Z} \ Mathcal {Z}
\ Mathbb {Q} \mathbb{Q} \ Mathbb {Q} \ Mathbf {Q} \mathbf{Q} \ Mathbf {Q} \ Mathcal {Q} \mathcal{Q} \ Mathcal {Q}

If you’re persistent, you can dig a few more out of this document . Jika Anda terus menerus, Anda dapat menggali lebih beberapa dokumen ini .

If you want to drop a little bit of text in the middle of math mode, you can use the \text command. Jika Anda ingin melepaskan sedikit teks di tengah modus matematika, Anda dapat menggunakan perintah \ teks. The \text command is most useful in \[…\] or Teks \ perintah yang paling berguna dalam \ [… \] atau ... mode, where breaking up the math mode would force the output on to a new line entirely. modus, dimana memecah modus matematika akan memaksa output ke baris baru sepenuhnya.

\[n^2 + 5 = 30\text{ so we have }n=\pm5\] \ [N ^ 2 + 5 = n 30 \ text {sehingga kita memiliki} = \ PM5 \]

gives memberikan

Gambar: Text1.gif

How to Build Your Own Commands Cara Membangun Perintah Your Own

The command \newcommand is used to create your own commands. Perintah \ newcommand digunakan untuk membuat perintah sendiri. We’ll start with an example: Kita akan mulai dengan sebuah contoh:

\documentclass[11pt]{article} \ Documentclass [11pt] {article}
\usepackage{amsmath} \ Usepackage {amsmath}

\pdfpagewidth 8.5in \ Pdfpagewidth 8.5in
\pdfpageheight 11in \ Pdfpageheight 11in
\newcommand{\reci}[1]{\frac{1}{#1}} \ Newcommand {\ reci} [1] {\ frac {1} {# 1}}
\newcommand{\hypot}[2]{\sqrt{#1^2+#2^2}} \ Newcommand {\ hypot} [2] {\ sqrt {# 1 ^ 2 + # 2 ^ 2}}
\newcommand{\cbrt}[1]{\sqrt[3]{#1}} \ Newcommand {\ cbrt} [1] {\ sqrt [3] {# 1}}

\begin{document} \ Begin {document}

The reciprocal of 2 is $\reci{2}$. Kebalikan dari 2 adalah $ \ reci {2} $.

The hypotenuse has length $\hypot{3}{4}$. miring ini memiliki panjang $ \ hypot {3} {4} $.

I'm sick of writing `$\backslash$sqrt[3]{2}' all the time, just to get $\cbrt{2}$. Aku muak menulis `miring terbalik $ \ $ sqrt [3] {2} 'sepanjang waktu, hanya untuk mendapatkan $ \ cbrt {2} $.

\end{document} \ End {document}

The \newcommand declarations are in the preamble. The \ deklarasi newcommand dalam pembukaan. Each is of the form Setiap dalam bentuk

\newcommand{name of new command}[number of arguments]{definition} \ Newcommand {nama dari perintah baru} [jumlah argumen] {definisi}

The name of the new command, which must begin with a \, is the name you’ll use in the document to use the command. Nama perintah yang baru, yang harus dimulai dengan \, adalah nama yang akan anda gunakan dalam dokumen untuk menggunakan perintah. The number of arguments is how many inputs will be sent to the command. Jumlah argumen adalah berapa banyak masukan akan dikirim ke perintah. The definition is just normal LaTeX code, with #1, #2, #3, etc., placed where you want the inputs to go when the new command is called. Definisi ini hanya normal kode LaTeX, dengan # 1, # 2, # 3, dll, ditempatkan di mana Anda ingin masukan untuk pergi ketika perintah baru ini disebut.

New commands can be used for all sorts of purposes, not just for making math commands you’ll use a lot easier to call. Baru perintah dapat digunakan untuk segala macam keperluan, tidak hanya untuk membuat perintah matematika Anda akan menggunakan banyak lebih mudah untuk panggilan. For example, try this: Misalnya, coba ini:

\documentclass[11pt]{article} \ Documentclass [11pt] {article}
\usepackage{amsmath} \ Usepackage {amsmath}

\pdfpagewidth 8.5in \ Pdfpagewidth 8.5in
\pdfpageheight 11in \ Pdfpageheight 11in
\newcounter{prob_num} \ Newcounter {prob_num}
\setcounter{prob_num}{1} \ Setcounter {prob_num} {1}
\newcommand{\prob}[5]{\bigskip \bigskip\arabic{prob_num}.\stepcounter{prob_num} #1 \ Newcommand {\ prob} [5] {\ bigskip \ bigskip \ arabic {prob_num} \ stepcounter {prob_num.} # 1
\par\nopagebreak[4]\medskip A.\ #2\hfill B.\ #3\hfill \ Par \ nopagebreak [4] \ medskip A. \ # B. 2 \ hfill \ # 3 \ hfill
C.\ #4\hfill D.\ #5\hfill E.\ NOTA} C. \ # 4 \ D. hfill \ # 5 \ hfill E. \ Nota}

\begin{document} \ Begin {document}

\prob{What is $2+2$?}{4}{5}{6}{7} \ Prob {Apa adalah $ 2 +2 $?} {4} {5} {6} {7}

\prob{What is $\sqrt{100}$?}{81}{10}{9}{1} \ Prob {Apa $ \ sqrt {100 }$?}{ 81} {10} {9} {1}

\prob{Evaluate $\displaystyle\sum_{n=1}^\infty \frac{1}{n^2}$.} \ Prob {Mengevaluasi $ \ displaystyle \ sum_ {n = 1} ^ \ infty \ frac {1} {n ^ 2} $.}
{$\displaystyle\frac{1}{e}$} {$\displaystyle\frac{2}{\pi}$} {$ \ Displaystyle \ frac {1} {e} $} {$ \ displaystyle \ frac {2} {\ pi} $}
{$\displaystyle\frac{\pi^3}{8}$} {$\displaystyle\frac{\pi^2}{6}$} {$ \ Displaystyle \ frac {\ pi ^ 3} {8} $} {$ \ displaystyle \ frac {\ pi ^ 2} {6} $}

\end{document} \ End {document}

In the example above, we create a new command called \prob. Pada contoh di atas, kita membuat perintah baru yang disebut \ prob. Each time we call \prob, we supply 5 arguments, one for the question and one for each of the multiple choices. Setiap kali kita sebut \ prob, kami menyediakan 5 argumen, satu untuk pertanyaan dan satu untuk masing-masing pilihan ganda.

In the preamble and the definition of \prob, you’ll see a few new LaTeX commands: Dalam pembukaan dan definisi \ prob, Anda akan melihat beberapa perintah baru LaTeX:

\newcounter{prob_num} creates a counter variable called prob_num \ Newcounter {} prob_num menciptakan sebuah variabel yang disebut counter prob_num

\setcounter{prob_num}{1} setsprob_num to equal 1. \ Setcounter {prob_num} {1} setsprob_num untuk sama dengan 1.

In the definition of \prob, the \bigskip and \medskip commands create vertical space. Dalam definisi \ prob, yang bigskip \ dan \ perintah medskip menciptakan ruang vertikal.

\arabic{prob_num} prints out the current value of the counter prob_num as an arabic numeral. \ Arabic {prob_num} mencetak nilai saat ini prob_num counter sebagai angka arab.

\stepcounter{prob_num} increments the counter prob_num by 1. \ Stepcounter {prob_num} kenaikan yang prob_num counter oleh 1.

\nopagebreak[4] tells LaTeX not to break the page between the problem and the choices unless it really, really, really has to. \ Nopagebreak [4] mengatakan LaTeX tidak pecah halaman antara masalah dan pilihan kecuali itu benar-benar, benar-benar harus.

The \hfill commands put roughly equal space between the choices. The \ perintah hfill menempatkan ruang kira-kira sama antara pilihan.

Once you build a body of custom commands that you will be using in many LaTeX documents, you should learn about creating your own package so you don’t have to copy all your custom commands from document to document. Setelah Anda membangun tubuh perintah kustom yang Anda akan menggunakan banyak dalam dokumen LaTeX, Anda harus belajar tentang membuat paket Anda sendiri sehingga Anda tidak perlu menyalin semua perintah kustom dari dokumen ke dokumen.

Kanker Otak dan Pengobatannya


Sekilas Kanker Otak

Otak adalah pusat pengendalian pikiran dan seluruh tubuh. Otak  bertanggung jawab atas fungsi pengenalan, emosi, ingatan, dan segala bentuk pembelajaran. Otak juga mengatur dan mengkoordinir sebagian besar gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. Secara umum, otak terbagi atas tiga bagian, yaitu otak besar (cerebrum), otak kecil (cerebellum), dan batang otak (brain stem).

Masing-masing bagian otak memiliki fungsi yang berbeda. Otak besar (cerebrum) memiliki fungsi yang sangat penting dalam pengaturan semua aktivitas tubuh, khususnya yang berkaitan dengan kepandaian (inteligensi), ingatan (memori), kesadaran, dan pertimbangan. Otak kecil (cerebellum) berfungsi untuk mengatur sikap atau posisi tubuh, keseimbangan, dan koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar.

Sedangkan batang otak (brain stem), mengendalikan fungsi-fungsi kehidupan dasar misalnya pernapasan dan laju denyut jantung, mengontrol tingkat kesiagaan, mengendalikan suhu tubuh, mengendalikan proses pencernaan, dan  menyampaikan informasi dari otak kecil (cerebellum).Seperti bagian tubuh yang lain, otak juga bisa terkena tumor atau kanker. Tumor di dalam otak dapat berkembang menjadi kanker. Gejala tumor atau kanker otak sangat variatif, tergantung di mana tumor atau kanker itu bersarang dalam otak.

Gejala Kanker Otak

  1. Sakit kepala (menetap di daerah tertentu) disertai mual sampai muntah yang menyemprot.
  2. Daya penglihatan berkurang.
  3. Penurunan kesadaran.
  4. Gangguan berbicara.
  5. Gangguan pendengaran.
  6. Gangguan berjalan/keseimbangan tubuh (bila tumor atau kanker terdapat di otak kecil).
  7. Gangguan saraf.
  8. Anggota gerak melemah atau kejang.
  9. Jika terdapat di daerah frontal atau bagian depan otak, di mana banyak terdapat fungsi intelektual dan perasaan, maka bisa mengalami gangguan dalam fungsi intelektual termasuk daya ingat.

Penyebab Kanker Otak

  1. Faktor keturunan.
  2. Riwayat terkena benturan keras.
  3. Pola hidup yang kurang sehat. Misalnya: merokok, konsumsi berlebihan makanan berlemak, kurang serat, dsb.
  4. Bahan karsinogenik: minyak goreng yang dipakai berulang-ulang, bahan kimia yang termakan.
  5. Radiasi. Paparan radiasi dalam gelombang tertentu dapat memicu berkembangnya sel kanker.

Pencegahan Kanker Otak

  1. Pola hidup sehat, seperti menghindari konsumsi alkohol, rokok, dan makanan yang mengandung zat kimia/pengawet.
  2. Melakukan pemeriksaan secara teratur bagi yang memiliki faktor resiko terkena kanker otak, terutama yang memiliki riwayat penderita kanker otak. (pemeriksaan MRI dan CT-Scan).
  3. Konsumsi makanan/minuman yang mengandung antioksidan. Antioksidan dapat membantu sel-sel tubuh menangkal radikal bebas penyebab kanker.

Pengobatan Kanker Otak

Ada 2 metode pengobatan kanker otak yang dapat di jalani, yaitu pengobatan kanker otak secara medis dan pengobatan kanker otak alternatif. Pengobatan kanker otak secara medis dilakukan melalui radiasi (penyinaran), kemoterapi, dan pembedahan untuk mengangkat jaringan yang terkena kanker. Pengobatan kanker secara medis bertujuan merusak dan membunuh sel kanker. Sedangkan pengobatan kanker alternatif ditekankan pada kemampuan tubuh untuk melawan sel-sel kanker.

Ada berbagai alternatif pengobatan kanker otak, namun pengobatan kanker otak alternatif yang kini banyak diminati adalah dengan menggunakan herbal, karena biayanya yang terjangkau dan terbukti efektif serta tanpa efek samping. Alam menyediakan banyak tumbuhan yang dapat digunakan sebagai herbal antikanker, misalnya, Sarang Semut (Myrmecodia pendans) yang terbukti ampuh mengatasi tumor dan kanker, termasuk kanker otak. Hasil penelitian ilmiah dari Pusat Bioteknologi LIPI, mengungkapkan  bahwa Sarang Semut mengandung senyawa-senyawa aktif yang telah dikenal dalam dunia medis untuk pengobatan berbagai penyakit, termasuk kanker.

Dr. M. Ahkan Subroto, Ahli Peneliti Utama LIPI, mengungkapkan bahwa senyawa aktif yang terkandung dalam Sarang Semut itu adalah flavonoid, tanin, dan polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh. Antioksidan berperan penting untuk menangkal radikal bebas penyebab kanker sehingga sangat baik untuk mencegah dan mengobati kanker.

Selain itu, Sarang Semut juga mengandung tokoferol. Tokoferol mirip vitamin E yang berefek antioksidan efektif. Menurut Prof Dr Elin Yulinah Sukandar, Guru Besar Farmasi ITB, kandungan tokoferol dari Sarang Semut cukup tinggi. Tokoferol berfungsi sebagai antioksidan dan antikanker, zat ini menangkal serangan radikal bebas dengan cara antidegeneratif.

Dalam uji in vitro yang dilakukan Qui Kim Tran dari University National of Hochiminch City bersama koleganya, terbukti bahwa Sarang Semut ampuh sebagai obat kanker. Dalam penelitiannya Qui Kim Tran menggunakan Sarang Semut yang berbobot 2-3 kg, kemudian diekstrak dengan berbagai pelarut seperti air, methanol, dan campuran methanol-air. Mereka lalu menumbuhkan 3 jenis sel kanker yang amat metastesis alias mudah menyebar ke bagian tubuh lain.

Masing-masing hasil ekstraksi itu lalu diberikan kepada setiap sel kanker. Hasilnya ternyata sungguh menakjubkan! Sarang Semut mempunyai aktivitas antiproliferasi yang kuat!! Yang berarti menghambat penyebaran sel-sel kanker yang sangat cepat dan abnormal. Ya! Sarang Semut terbukti secara ilmiah sebagai obat kanker terbaik, karena efeknya dalam menghambat pertumbuhan dan penyebaran kanker yang bahkan sangat cepat. Kandungan antioksidannya yang tinggi, membuat Sarang Semut sangat tepat digunakan dalam pengobatan kanker otak.

Sebagai obat kanker alami, Sarang Semut telah membantu banyak penderita kanker (di dalam dan luar negeri) untuk mendapatkan kesembuhan. Banyak penderita kanker otak yang telah membuktikan sendiri khasiat Sarang Semut sebagai obat kanker otak. Umumnya, para pasien kanker pengguna sarang semut, sudah dapat merasakan hasilnya setelah 1-2 bulan penggunaan dan sejauh ini, kami belum menemukan efek samping yang buruk atas penggunaan Sarang Semut dalam pengobatan kanker otak. Maka, Anda dapat dengan yakin menggunakan Sarang Semut sebagai obat kanker alami, termasuk sebagai obat kanker otak yang ampuh.

Tetap menyayangimu


Saat engkau butuhkan aku

Ku akan selalu ada dsisimu

Tak perduli sejauh apapun

Kukan tetap menemanimu

Tetapi saat q butuh

Kemana engkau tak pernah ada

Tak pernah hadir

Tinggalkan q sendiri

 

Namun tetap ku menyayangimu

Meskipun ku harus melepasmu dari hidupku

Setiap setiap baikmu, kan kugandakan

Dan setiap salah, kan kulupakan

Inilah bukti dari cintaku

Yang engkau abai tak dihiraukan

Akan tetapi ku tetap perduli

Kau tetaplah kekasih hatiku

 

Setiap saat ketika kau sedih

Kau panggil aku kan ku hadir

Meskipun jarak langit dan bumi

Kan kutempuh demi kasihmu

Akan tetapi saat q jauh

Dan butuh kasih

Engkau menghilang tak peduli

 

Namun tetap ku menyayangimu

Meskipun ku harus melepasmu dari hidupku

Setiap setiap baikmu, kan kugandakan

Dan setiap salah, kan kulupakan

Inilah bukti dari cintaku

Yang engkau abai tak dihiraukan

Akan tetapi ku tetap perduli

Kau tetaplah kekasih hatiku

 

Huoooo ooo uoo

Ku kan selalu adaaaaa

meskipun engkau begitu

padakuu

 

Namun tetap ku menyayangimu

Meskipun ku harus melepasmu dari hidupku

Setiap setiap baikmu, kan kugandakan

Dan setiap salah, kan kulupakan

Inilah bukti dari cintaku

Yang engkau abai tak dihiraukan

Akan tetapi ku tetap perduli

Kau tetaplah kekasih hatiku

 

 

kapankah kau mengerti


Kapankah kau akan mengerti

Akan perasaan ini

Yang tak pernah berhenti

Terus pikirkanmu

 

Dan jika engaku hanya diam

Tak pernah tau apa yg aku rasakan

Biarlah ku pergi darimu

Untuk selamanya

 

Ku lelah tiap ku pandang

Setiap kalimatmu

Yang seolah tak pernah tau

Bahwaku selalu menyayangimu

Telah ku abaikan

Segala apa yang kupunya

Hanya untuk mu

Hanya untukmu

 

Tak pernah kau sekalipun ingat aku

Yang akan terus mennghiburmu, memujamu

Menunggumu hingga kau berpaling

Padakuuuu

 

Ku lelah tiap ku pandang

Setiap kalimatmu itu

Yang seolah tak pernah tau

Bahwaku selalu menyayangimu

Telah ku abaikan

Segala apa yang kupunya

Hanya untuk mu

Hanya untukmu

 

 

Dan jika engaku hanya diam

Tak pernah tau apa yg aku rasakan

Tak apa ku akan selalu menunggumu

Untuk selamanya

 

Ku lelah tiap ku pandang

Setiap kalimatmu itu

Yang seolah tak pernah tau

Bahwaku selalu menyayangimu

Telah ku abaikan

Segala apa yang kupunya

Hanya untuk mu

Tak lain untukmu

 

Dan jika engkau terdiam

Biarlah aku katakan

Bahwa sampai kapanpun

Ku tetap mencintai

kamu

 

 

Shalahuddin al-Ayyubi, Pahlawan Islam dari Seratus Medan Pertempuran (1137-1193 M)


SULTAN SALAHUDDIN AL-AYYUBI, namanya telah terpateri di hati sanubari pejuang Muslim yang memiliki jiwa patriotik dan heroik, telah terlanjur terpahat dalam sejarah perjuangan umat Islam karena telah mampu menyapu bersih, menghancurleburkan tentara salib yang merupakan gabungan pilihan dari seluruh benua Eropa.

Konon guna membangkitkan kembali ruh jihad atau semangat di kalangan Islam yang saat itu telah tidur nyenyak dan telah lupa akan tongkat estafet yang telah diwariskan oleh Nabi Muhammad saw., maka Salahuddinlah yang mencetuskan ide dirayakannya kelahiran Nabi Muhammad saw. Melalui media peringatan itu dibeberkanlah sikap ksatria dan kepahlawanan pantang menyerah yang ditunjukkan melalui “Siratun Nabawiyah”. Hingga kini peringatan itu menjadi tradisi dan membudaya di kalangan umat Islam.

Jarang sekali dunia menyaksikan sikap patriotik dan heroik bergabung menyatu dengan sifat perikemanusian seperti yang terdapat dalam diri pejuang besar itu. Rasa tanggung jawab terhadap agama (Islam) telah ia baktikan dan buktikan dalam menghadapi serbuan tentara ke tanah suci Palestina selama dua puluh tahun, dan akhirnya dengan kegigihan, keampuhan dan kemampuannya dapat memukul mundur tentara Eropa di bawah pimpinan Richard Lionheart dari Inggris.

Hendaklah diingat, bahwa Perang Salib adalah peperangan yang paling panjang dan dahsyat penuh kekejaman dan kebuasan dalam sejarah umat manusia, memakan korban ratusan ribu jiwa, di mana topan kefanatikan membabi buta dari Kristen Eropa menyerbu secara menggebu-gebu ke daerah Asia Barat yang Islam.

Seorang penulis Barat berkata, “Perang Salib merupakan salah satu bagian sejarah yang paling gila dalam riwayat kemanusiaan. Umat Nasrani menyerbu kaum Muslimin dalam ekspedisi bergelombang selama hampir tiga ratus tahun sehingga akhirnya berkat kegigihan umat Islam mereka mengalami kegagalan, berakibat kelelahan dan keputusasaan. Seluruh Eropa sering kehabisan manusia, daya dan dana serta mengalami kebangkrutan sosial, bila bukan kehancuran total. Berjuta-juta manusia yang tewas dalam medan perang, sedangkan bahaya kelaparan, penyakit dan segala bentuk malapetaka yang dapat dibayangkan berkecamuk sebagai noda yang melekat pada muka tentara Salib. Dunia Nasrani Barat saat itu memang dirangsang ke arah rasa fanatik agama yang membabi buta oleh Peter The Hermit dan para pengikutnya guna membebaskan tanah suci Palestina dari tangan kaum Muslimin”.

“Setiap cara dan jalan ditempuh”, kata Hallam guna membangkitkan kefanatikan itu. Selagi seorang tentara Salib masih menyandang lambang Salib, mereka berada di bawah lindungan gereja serta dibebaskan dari segala macam pajak dan juga untuk berbuat dosa.

Peter The Hermit sendiri memimpin gelombang serbuan yang kedua terdiri dari empat puluh ribu orang. Setelah mereka sampai ke kota Malleville mereka menebus kekalahan gelombang serbuan pertama dengan menghancurkan kota itu, membunuh tujuh ribu orang penduduknya yang tak bersalah, dan melampiaskan nafsu angkaranya dengan segala macam kekejaman yang tak terkendali. Gerombolan manusia fanatik yang menamakan dirinya tentara Salib itu mengubah tanah Hongaria dan Bulgaria menjadi daerah-daerah yang tandus.

“Bilamana mereka telah sampai ke Asia Kecil, mereka melakukan kejahatan-kejahatan dan kebuasan-kebuasan yang membuat alam semesta menggeletar” demikian tulis pengarang Perancis Michaud.

Gelombang serbuan tentara Salib ketiga yang dipimpin oeh seorang Rahib Jerman, menurut pengarang Gibbon terdiri dari sampah masyarakat Eropa yang paling rendah dan paling dungu. Bercampur dengan kefanatikan dan kedunguan mereka itu izin diberikan guna melakukan perampokan, perzinaan dan bermabuk-mabukan. Mereka melupakan Konstantin dan Darussalam dalam kemeriahan pesta cara gila-gilaan dan perampokan, pengrusakan dan pembunuhan yang merupakan peninggalan jelek dari mereka atas setiap daerah yang mereka lalui” kata Marbaid.

Gelombang serbuan tentara Salib keempat yang diambil dari Eropa Barat, menurut keterangan penulis Mill “terdiri dari gerombolan yang nekat dan ganas. Massa yang membabi buta itu menyerbu dengan segala keganasannya menjalankan pekerjaan rutinnya merampok dan membunuh. Tetapi akhirnya mereka dapat dihancurkan oleh tentara Hongaria yang naik pitam dan telah mengenal kegila-gilaan tentara Salib sebelumnya.

Tentara Salib telah mendapat sukses sementara dengan menguasai sebagian besar daerah Syria dan Palestina termasuk kota suci Yerusalem. Tetapi Kemenangan-kemenangan mereka ini telah disusul dengan keganasan dan pembunuhan terhadap kaum Muslimin yang tak bersalah yang melebihi kekejaman Jengis Khan dan Hulagu Khan.

John Stuart Mill ahli sejarah Inggris kenamaan, mengakui pembunuhan-pembunuhan massal penduduk Muslim ini pada waktu jatuhnya kota Antioch. Mill menulis: “Keluruhan usia lanjut, ketidakberdayaan anak-anak dan kelemahan kaum wanita tidak dihiraukan sama sekali oleh tentara Latin yang fanatik itu. Rumah kediaman tidak diakui sebagai tempat berlindung dan pandangan sebuah masjid merupakan pembangkit nafsu angkara untuk melakukan kekejaman. Tentara Salib menghancurleburkan kota-kota Syria, membunuh penduduknya dengan tangan dingin, dan membakar habis perbendaharaan kesenian dan ilmu pengetahuan yang sangat berharga, termasuk “Kutub Khanah” (Perpustakaan) Tripolis yang termasyhur itu. “Jalan raya penuh aliran darah, sehingga keganasan itu kehabisan tenaga,” kata Stuart Mill. Mereka yang cantik rupawan disisihkan untuk pasaran budak belian di Antioch. Tetapi yang tua dan yang lemah dikorbankan di atas panggung pembunuhan.

Lewat pertengahan abad ke-12 Masehi ketika tentara Salib mencapai puncak kemenangannya dan Kaisar Jerman, Perancis serta Richard Lionheart Raja Inggris telah turun ke medan pertempuran untuk turut merebut tanah suci Baitul Maqdis, gabungan tentara Salib ini disambut oleh Sultan Shalahuddin al Ayyubi (biasa disebut Saladin), seorang Panglima Besar Muslim yang menghalau kembali gelombang serbuan umat Nasrani yang datang untuk maksud menguasai tanah suci. Dia tidak saja sanggup untuk menghalau serbuan tentara Salib itu, akan tetapi yang dihadapi mereka sekarang ialah seorang yang berkemauan baja serta keberanian yang luar biasa yang sanggup menerima tantangan dari Nasrani Eropa.

Siapakah Shalahuddin? Bagaimana latar belakang kehidupannya?

Salahuddin al AyyubiSalahuddin al Ayyubi

Shalahuddin dilahirkan pada tahun 1137 Masehi. Pendidikan pertama diterimanya dari ayahnya sendiri yang namanya cukup tersohor, yakni Najamuddin al-Ayyubi. Di samping itu pamannya yang terkenal gagah berani juga memberi andil yang tidak kecil dalam membentuk kepribadian Shalahuddin, yakni Asaduddin Sherkoh. Kedua-duanya adalah pembantu dekat Raja Syria Nuruddin Mahmud.

Asaduddin Sherkoh, seorang jenderal yang gagah berani, adalah komandan Angkatan Perang Syria yang telah memukul mundur tentara Salib baik di Syria maupun di Mesir. Sherkoh memasuki Mesir dalam bulan Februari 1167 Masehi untuk menghadapi perlawanan Shawer seorang menteri khalifah Fathimiyah yang menggabungkan diri dengan tentara Perancis. Serbuan Sherkoh yang gagah berani itu serta kemenangan akhir yang direbutnya dari Babain atas gabungan tentara Perancis dan Mesir itu menurut Michaud memperlihatkan kehebatan strategi tentara yang bernilai ringgi.

Ibnu Aziz AI Athir menulis tentang serbuan panglima Sherkoh ini sebagai berikut: “Belum pernah sejarah mencatat suatu peristiwa yang lebih dahsyat dari penghancuran tentara gabungan Mesir dan Perancis dari pantai Mesir, oleh hanya seribu pasukan berkuda”.

Pada tanggal 8 Januari 1169 M Sherkoh sampai di Kairo dan diangkat oleh Khalifah Fathimiyah sebagai Menteri dan Panglima Angkatan Perang Mesir. Tetapi sayang, Sherkoh tidak ditakdirkan untuk lama menikmati hasil perjuangannya. Dua bulan setelah pengangkatannya itu, dia berpulang ke rahmatullah.

Sepeninggal Sherkoh, keponakannya Shalahuddin al-Ayyubi diangkat jadi Perdana Menteri Mesir. Tak seberapa lama ia telah disenangi oleh rakyat Mesir karena sifat-sifatnya yang pemurah dan adil bijaksana itu. Pada saat khalifah berpulang ke rahmatullah, Shalahuddin telah menjadi penguasa yang sesungguhnya di Mesir.

Di Syria, Nuruddin Mahmud yang termasyhur itu meninggal dunia pada tahun 1174 Masehi dan digantikan oleh putranya yang berumur 11 tahun bernama Malikus Saleh. Sultan muda ini diperalat oleh pejabat tinggi yang mengelilinginya terutama (khususnya) Gumushtagin. Shalahuddin mengirimkan utusan kepada Malikus Saleh dengan menawarkan jasa baktinya dan ketaatannya. Shalahuddin bahkan melanjutkan untuk menyebutkan nama raja itu dalam khotbah-khotbah Jumatnya dan mata uangnya. Tetapi segala macam bentuk perhatian ini tidak mendapat tanggapan dari raja muda itu berserta segenap pejabat di sekelilingnya yang penuh ambisi itu. Suasana yang meliputi kerajaan ini sekali lagi memberi angin kepada tentara Salib, yang selama ini dapat ditahan oleh Nuruddin Mahmud dan panglimanya yang gagah berani, Jenderal Sherkoh.

Atas nasihat Gumushtagin, Malikus Saleh mengundurkan diri ke kota Aleppo, dengan meninggalkan Damaskus diserbu oleh tentara Perancis. Tentara Salib dengan segera menduduki ibukota kerajaan itu, dan hanya bersedia untuk menghancurkan kota itu setelah menerima uang tebusan yang sangat besar. Peristiwa itu menimbulkan amarah Shalahuddin al-Ayyubi yang segera ke Damaskus dengan suatu pasukan yang kecil dan merebut kembali kota itu.

Setelah ia berhasil menduduki Damaskus dia tidak terus memasuki istana rajanya Nuruddin Mahmud, melainkan bertempat di rumah orang tuanya. Umat Islam sebaliknya sangat kecewa akan tingkah laku Malikus Saleh. dan mengajukan tuntutan kepada Shalahuddin untuk memerintah daerah mereka. Tetapi Shalahuddin hanya mau memerintah atas nama raja muda Malikus Saleh. Ketika Malikus Saleh meninggal dunia pada tahun 1182 Masehi, kekuasaan Shalahuddin telah diakui oleh semua raja-raja di Asia Barat.

Diadakanlah gencatan senjata antara Sultan Shalahuddin dan tentara Perancis di Palestina, tetapi menurut ahli sejarah Perancis Michaud: “Kaum Muslimin memegang teguh perjanjiannya, sedangkan golongan Nasrani memberi isyarat untuk memulai lagi peperangan.” Berlawanan dengan syarat-syarat gencatan senjata, penguasa Nasrani Renanud atau Reginald dari Castillon menyerang suatu kafilah Muslim yang lewat di dekat istananya, membunuh sejumlah anggotanya dan merampas harta bendanya.

Lantaran peristiwa itu Sultan sekarang bebas untuk bertindak. Dengan siasat perang yang tangkas Sultan Shalahuddin mengurung pasukan musuh yang kuat itu di dekat bukit Hittin pada tahun 1187 M serta menghancurkannya dengan kerugian yang amat besar. Sultan tidak memberikan kesempatan lagi kepada tentara Nasrani untuk menyusun kekuatan kembali dan melanjutkan serangannya setelah kemenangan di bukit Hittin. Dalam waktu yang sangat singkat dia telah dapat merebut kembali sejumlah kota yang diduduki kaum Nasrani, termasuk kota-kota Naplus, Jericho, Ramlah, Caosorea, Arsuf, Jaffa dan Beirut. Demikian juga Ascalon telah dapat diduduki Shalahuddin sehabis pertempuran yang singkat yang diselesaikan dengan syarat-syarat yang sangat ringan oleh Sultan yang berhati mulia itu.

Seize of Jerussalem in "Kingdom of Heaven"Seize of Jerussalem in “Kingdom of Heaven”

Sekarang Shalahuddin menghadapkan perhatian sepenuhnya terhadap kota Jerusalem yang diduduki tentara Salib dengan kekuatan melebihi enam puluh ribu prajurit. Ternyata tentara salib ini tidak sanggup menahan serbuan pasukan Sultan dan menyerah pada tahun 1193. Sikap penuh perikemanusiaan Sultan Shalahuddin dalam memperlakukan tentara Nasrani itu merupakan suatu gambaran yang berbeda seperti langit dan bumi, dengan perlakuan dan pembunuhan secara besar-besaran yang dialami kaum Muslimin ketika dikalahkan oleh tentara Salib sekitar satu abad sebelumnya.

Menurut penuturan ahli sejarah Michaud, pada waktu Jerusalem direbut oleh tentara Salib pada tahun 1099 Masehi, kaum Muslimin dibunuh secara besar-besaran di jalan-jalan raya dan di rumah-rumah kediaman. Jerusalem tidak memiliki tempat berlindung bagi umat Islam yang menderita kekalahan itu. Ada yang melarikan diri dari cengkeraman musuh dengan menjatuhkan diri dari tembok-tembok yang tinggi, ada yang lari masuk istana, menara-menara, dan tak kurang pula yang masuk masjid. Tetapi mereka tidak terlepas dari kejaran tentara Salib. Tentara Salib yang menduduki masjid Umar di mana kaum Muslimin dapat bertahan untuk waktu yang singkat. mengulangl lagi tindakan-tindakan yang penuh kekejaman. Pasukan infanteri dan kavaleri menyerbu kaum pengungsi yang lari tunggang langgang. Di tengah-tengah kekacaubalauan kaum peenyerbu itu yang terdengar hanyalah erangan dan teriakan maut. Pahlawan Salib yang berjasa itu berjalan menginjak-injak tumpukan mayat Muslimin, mengejar mereka yang masih berusaha dengan sia-sia melarikan diri. Raymond d’ Angiles yang menyaksikan peristiwa itu mengatakan bahwa di serambi masjid mengalir darah sampai setinggi lutut, dan sampai ke tali tukang kuda prajurit.

Penyembelihan manusia biadab ini berhenti sejenak, ketika tentara Salib berkumpul untuk melakukan misa syukur atas kemenangan yang telah mereka peroleh. Tetapi setelah beribadah itu, mereka melanjutkan kebiadaban dengan keganasan. “Semua tawanan,” kata Michaud,” yang tertolong nasibnya karena kelelahan tentara Salib yang semula tertolong karena mengharapkan diganti dengan uang tebusan yang besar, semua dibunuh dengan tanpa ampun. Kaum Muslimin terpaksa menjatuhkan diri mereka dari menara dan rumah kediaman; mereka dibakar hidup-hidup, mereka diseret dari tempat persembunyiannya di bawah tanah; mereka dipancing dari tempat perlindungannya agar keluar untuk dibunuh di atas timbunan mayat.”

Cucuran air mata kaum wanita, pekikan anak-anak yang tak bersalah, bahkan juga kenangan dari tempat di mana Nabi lsa memaafkan algojo-algojonya, tidak dapat meredakan nafsu angkara tentara yang menang itu. Penyembelihan kejam itu berlangsung selama seminggu. Dan sejumlah kecil yang dapat melarikan diri dari pembunuhan jatuh menjadi budak yang hina dina.

Seorang ahli sejarah Barat, Mill menambahkan pula: “Telah diputuskan, bahwa kaum Muslimin tidak boleh diberi ampun. Rakyat yang ditaklukkan oleh karena itu harus diseret ke tempat-tempat umum untuk dibunuh hidup-hidup. Ibu-ibu dengan anak yang melengket pada buah dadanya, anak-anak laki-laki dan perempuan, seluruhnya disembelih. Lapangan-Iapangan kota, jalan-jalan raya, bahkan pelosok-pelosok Jerusalem yang sepi telah dipenuhi oleh bangkai-bangkai mayat laki-laki dan perempuan, dan anggota tubuh anak-anak. Tiada hati yang menaruh belas kasih atau teringat untuk berbuat kebajikan.”

Demikianlah rangkaian riwayat pembantaian secara masal kaum Muslimin di Jerusalem sekira satu abad sebelum Sultan Shalahuddin merebut kembali kota suci, di mana lebih dari tujuh puluh ribu umat Islam yang tewas.

Sebaliknya, ketika Sultan Shalahuddin merebut kembali kota Jerusalem pada tahun 1193 M, dia memberi pengampunan umum kepada penduduk Nasrani untuk tinggal di kota itu. Hanya para prajurit Salib yang diharuskan meninggalkan kota dengan pembayaran uang tebusan yang ringan. Bahkan sering terjadi bahwa Sultan Shalahuddin yang mengeluarkan uang tebusan itu dari kantongnya sendiri dan diberikannya pula kemudian alat pengangkutan. Sejumlah kaum wanita Nasrani dengan mendukung anak-anak mereka datang menjumpai Sultan dengan penuh tangis seraya berkata: “Tuan saksikan kami berjalan kaki, para istri serta anak-anak perempuan para prajurit yang telah menjadi tawanan Tuan, kami ingin meninggalkan negeri ini untuk selama-lamanya. Para prajurit itu adalah tumpuan hidup kami. Bila kami kehilangan mereka akan hilang pulalah harapan kami. Bilamana Tuan serahkan mereka kepada kami mereka akan dapat meringankan penderitaan kami dan kami akan mempunyai sandaran hidup.”

Sultan Shalahuddin sangat tergerak hatinya dengan permohonan mereka itu dan dibebaskannya para suami kaum wanita Nasrani itu. Mereka yang berangkat meninggalkan kota, diperkenankan membawa seluruh harta bendanya. Sikap dan tindakan Sultan Shalahuddin yang penuh kemanusiaan serta dari jiwa yang mulia ini memperlihatkan suasana kontras yang sangat mencolok dengan penyembelihan kaum Muslimin di kota Jerusalem dalam tangan tentara Salib satu abad sebe1umnya. Para komandan pasukan tentara Shalahuddin saling berlomba dalam memberikan pertolongan kepada tentara Salib yang telah dikalahkan itu.

Para pelarian Nasrani dari kota Jerusalem itu tidaklah mendapat perlindungan oleh kota-kota yang dikuasai kaum Nasrani. “Banyak kaum Nasrani yang meninggalkan Jerusalem,” kata Mill,” pergi menuju Antioch, tetapi panglima Nasrani Bohcmond tidak saja menolak memberikan perlindungan kepada mcreka, bahkan merampasi harta benda mereka. Maka pergilah mereka menuju ke tanah kaum Muslimin dan diterima di sana dengan baik.” Michaud memberikan keterangan yang panjang lebar tentang sikap kaum Nasrani yang tak berperikemanusiaan ini terhadap para pelarian Nasrani dari Jerusalem. “Tripoli menutup pintu kotanya dari pengungsi ini,” kata Michaud. “Seorang wanita karena putus asa melemparkan anak bayinya ke dalam laut sambil menyumpahi kaum Nasrani yang menolak untuk memberikan pertolongan kepadanya,” kata Michaud. Sebaliknya Sultan Shalahuddin bersikap penuh timbang rasa terhadap kaum Nasrani yang ditaklukkan itu. Sebagai pertimbangan terhadap perasaan mereka, dia tidak memasuki Jerusalem sebelum mereka meninggalkannya.

Dari Jerusalem Sultan Shalahuddin mengarahkan pasukannya ke kota Tyre, di mana tentara Salib yang tidak tahu berterima kasih terhadap Sultan Shalahuddin yang telah mengampuninya di Jerusalem, menyusun kekuatan kembali untuk melawan Sultan. Sultan Shalahuddin menaklukkan sejumlah kota yang diduduki oleh tentara Salib di pinggir pantai, termasuk kota Laodicea, Jabala, Saihun, Becas, dan Debersak. Sultan telah melepas hulu balang Perancis bernama Guy de Lusignan dengan perjanjian, bahwa dia harus segera pulang ke Eropa. Tetapi tidak lama setelah pangeran Nasrani yang tak tahu berterima kasih ini mendapatkan kebebasannya, dia mengingkari janjinya dan mengumpulkan suatu pasukan yang cukup besar dan mengepung kota Ptolemais.

Jatuhnya Jerusalem ke tangan kaum Muslimin menimbulkan kegusaran besar di kalangan dunia Nasrani. Sehingga mereka segera mengirimkan bala bantuan dari seluruh pelosok Eropa. Kaisar Jerman dan Perancis serta raja Inggris Richard Lion Heart segera berangkat dengan pasukan yang besar untuk merebut tanah suci dari tangan kaum Muslimin. Mereka mengepung kota Akkra yang tidak dapat direbut selama berapa bulan. Dalam sejumlah pertempuran terbuka, tentara Salib mengalami kekalahan dengan meninggalkan korban yang cukup besar.

Sekarang yang harus dihadapi Sultan Shalahuddin ialah berupa pasukan gabungan dari Eropa. Bala bantuan tentara Salib mengalir ke arah kota suci tanpa putus-putusnya, dan sungguh pun kekalahan dialami mereka secara bertubi-tubi, namun demikian tentara Salib ini jumlah semakin besar juga. Kota Akkra yang dibela tentara Islam berbulan-bulan lamanya menghadapi tentara pilihan dari Eropa, akhirnya karena kehabisan bahan makanan terpaksa menyerah kepada musuh dengan syarat yang disetujui bersama secara khidmat, bahwa tidak akan dilakukan pembunuhan-pembunuhan dan bahwa mereka diharuskan membayar uang tebusan sejumlah 200.000 emas kepada pimpinan pasukan Salib. Karena kelambatan dalam suatu penyelesaian uang tebusan ini, Raja Richard Lionheart menyuruh membunuh kaum Muslimin yang tak berdaya itu dengan dan hati yang dingin di hadapan pandangan mata saudara sesama kaum Muslimin.

Perilaku Raja Inggris ini tentu saja sangat menusuk perasaan hati Sultan Shalahuddin. Dia bernadzar untuk menuntut bela atas darah kaum Muslimin yang tak bersalah itu. Dalam pertempuran yang berkecamuk sepanjang 150 mil garis pantai, Sultan Shalahuddin memberikan pukulan-pukulan yang berat terhadap tentara Salib.

Akhirnya Raja Inggris yang berhati singa itu mengajukan permintaan damai yang diterima oleh Sultan. Raja itu merasakan bahwa yang dihadapinya adalah seorang yang berkemauan baja dan tenaga yang tak terbatas serta menyadari betapa sia-sianya melanjutkan perjuangan terhadap orang yang demikian itu. Dalam bulan September 1192 Masehi dibuatlah perjanjian perdamaian. Tentara Salib itu meninggalkan tanah suci dengan ransel dengan barang-barangnya kembali menuju Eropa.

“Berakhirlah dengan demikian serbuan tentara Salib itu,” tulis Michaud,” di mana gabungan pasukan pilihan dari Barat merebut kemenangan tidak lebih daripada kejatuhan kota Akkra dan kehancuran kota Askalon. Dalam pertempuran itu Jerman kehilangan seorang kaisarnya yang besar beserta kehancuran tentara pilihannya. Lebih dari enam ratus ribu orang pasukan Salib mendarat di depan kota Akkra dan yang kembali pulang ke negerinya tidak lebih dari seratus ribu orang. Dapatlah dipahami mengapa Eropa dengan penuh kesedihan menerima hasil perjuangan tentara Salib itu, oleh karena yang turut dalam pertempuran terakhir adalah tentara pilihan. Bunga kesatria Barat yang menjadi kebanggaan Eropa telah turut dalam pertempuran ini.

Sultan Shalahuddin mengakhiri sisa-sisa hidupnya dengan kegiatan-kegiatan bagi kesejahteraan masyarakat dengan membangun rumah sakit, sekolah-sekolah, perguruan-perguruan tinggi serta masjid-masjid di seluruh daerah yang diperintahnya.

Tetapi sayang, dia tidaklah ditakdirkan untuk lama merasakan nikmat perdamaian. Beberapa bulan kemudian dia pulang ke rahmatullah pada tanggal 4 Maret tahun 1193. “Hari itu merupakan hari musibah besar, yang belum pernah dirasakan oleh dunia Islam dan kaum Muslimin, semenjak mereka kehilangan Khulafa Ar-Rasyidin,” demikian tulis seorang penulis Islam. Kalangan Istana seluruh daerah kerajaan berikut seluruh umat Islam tenggelam dalam lautan duka nestapa. Seluruh isi kota mengikuti usungan jenazahnya ke kuburan dengan penuh kesedihan dan tangisan.

Demikianlah berakhirnya kehidupan Sultan Shalahuddin, seorang raja yang sangat dalam perikemanusiaannya dan tak ada tolok bandingannya, jiwa kepahlawanan yang dimilikinya dalam sejarah kemanusiaan. Dalam pribadinya, Allah telah melimpahkan hati seorang Muslim yang penuh kasih sayang terhadap kemanusiaan dicampur dengan sangat harmonis dengan keperkasaan seorang genius dalam medan pertempuran. Utusan yang menyampaikan berita kematiannnya itu ke Baghdad membawa serta baju perangnya, kudanya, uang sebanyak satu dinar dan 36 dirham sebagai milik pribadinya yang masih ketinggalan. Orang yang hidup satu zaman dengannya, serta segenap ahli sejarah sama sependapat bahwa Sultan Shalahuddin adalah seorang yang sangat lemah lembut hatinya, ramah tamah, sabar, seorang sahabat yang baik dari kaum cendekiawan dan golongan ulama yang diperlakukannya dengan rasa hormat yang mendalam serta dengan penuh kebajikan. “Di Eropa,” tulis Philip K Hitti,” dia telah menyentuh alam khayalan para penyanyi maupun para penulis novel zaman sekarang, dan masih tetap dinilai sebagai suri teladan kaum kesatria.”

Semoga Allah melapangkan kuburnya.

Disarikan dari:

1. Shalahuddin al-Ayyubi, oleh Kwaja Jamil Ahmad (Lihat: Suara Masjid No. 91, Jumadil Akhir-Rajab 1402 H/April 1982 M)

2. The Preaching of Islam, oleh Thomas W. Arnold.

Misteri Masa Kelam Islam & Kemenangan Perang Salib


Judul buku: Misteri Masa Kelam Islam dan Kemenangan Perang Salib: Refleksi 50 tahun Gerakan Dakwah Para Ulama untuk Membangkitkan Umat dan Merebut Palestina

Judul Asli: Hakadza zhahara Jil Shalahuddin wa hakadza adat al-quds.

Penulis: Dr. Majid Irsan Al-KilaniAlih Bahasa: Asep Sobari, Lc. dan Amaluddin, Lc. M.A.

Penerbit: Kalam Aulia Mediatama, 2007,xvi + 360 hlm. ; 15×23

Peresensi: M. Masykur

Tidak ada yang menyangkal, kekalahan kaum Muslimin dari pasukan Salib pada akhir abad 5 Hijriah, merupakan salah satu tragedi terbesar yang dialami umat Islam. Hal itu terjadi tidak lain karena kesalahan umat Islam sendiri. Sebagaimana dipaparkan dalam buku ini, bahwa sebelum terjadi invasi pasukan Salib kondisi umat Islam berada dalam kemunduran dan kerusakan yang parah. Para penguasa meninggalkan amanat yang diemban dan gila dengan kemewahan serta kekuasaan, bahkan mereka berlaku dzolim kepada rakyat. Para ulama pun banyak yang menjadi “ulama dunia” dengan mencari muka di depan para penguasa demi sebuah simpati atau jabatan dan bahkan tidak jarang terjadi permusuhan dan saling menjatuhkan antar ulama. Singkatnya, ada arus penyimpangan kolektif yang dilakukan oleh berbagai lapisan umat setelah ditinggalkan oleh tiga generasi emas (shalafus shalih). Penyimpangan yang merambah semua kalangan umat baik pemerintah, ulama, tentara, kaum kaya dan masyarakat biasa.

Namun fakta sejarah berbicara, sekitar 90 tahun kemudian, tampil Shalahuddin Al-Ayyubi yang memimpin pasukannya merebut Hitthin sebaga pembuka jalan untuk merebut Palestina kembali. Apa gerangan yang terjadi? Apakah Shalahuddin Al-Ayyubi seoran utusan langit yang datang begitu saja untuk menyelamatkan umat? Apakah Shalahuddin seorang pahlawan tunggal yang berjuang sendirian dan mengandalkan segala keistimewaan pribadinya? Jawabannya tentu tidak. Sejak awal Shalahuddin “hanya” seorang anak didik Nuruddin Zanki yang sudah menyiapkan mibar baru untuk Masjidil Aqsha jauh sebelum itu.

Di sisi lain, sejarah tidak mungkin melupakan karya dan peran signifikan sejumlah ulama dan tokoh umat Islam yang hidup dalam kurun waktu tersebut, seperti Al-Ghazali, Abdul Qodir al-Jilani, Ibnu Qudamah al-Madisi dan sederetan nama lainnya yang berhasil melakukan perubahan radikal pada paradigma pemikiran dan pendidikan umat. Mereka berhasil mengikis virus-virus yang menggerogoti imunitas internal umat berupa hegemoni filsafat, aliran kebatinan, dikotomi fiqih dan tasawuf, mazhabisme dan lain-lainnya, sebelum melahirkan sebuah generasi baru yang mengimplementasikan nilai-nilai nilai-nilai Islam dan mengusung panji kejayaannya saat berhadapan denan lawan-lawannya.

Kesimpulannya, dalam buku ini dinyatakan bahwa shalahuddin hanya seoran juru bicara resmi dari sebuah generasi yang telah mengalami proses penggodokan dan perubahan. Sebuah generasi yang telah berhasil melampaui kesalahan-kesalahan masa lalu yang ditorehkan oleh para pendahulunya.

Buku ini seakan menjadi sindiran kepada kita semua, umat Islam generasi sekarang. Masjid Al-Aqsha sudah dikuasi oleh pasukan Israel, mereka memperlakukan umat Islam di Palestina dengan semena-mena. Masihkah kita belum berpikir untuk bangkit dan merebut kembali Palestina? Jika generasi Shalahuddin mampu merebut kembali Palestina dari pasukan Salib, mengapa kita tidak mampu melakukan hal yang sama? Apa yang salah dari generasi kita? Buku ini akan memberi petunjuk pada kita, bagaimana melahirkan generasi yang mampu meninggikan izzah Islam dan menyongsong peradaban Islam yang gemilang.